Prediksi Kecelakaan Sukhoi 100 Gn Salak




Pesawat Sukhoi Superjet 100 yang sedang melakukan joy flight saat pengetesan dan promosinya untuk maskapai-maskapai di Indonesia, hilang kontak di kawasan Gunung Salak, Bogor, pada hari Rabu 9 Mei 2012  (lihat lokasi jatuhnya Sukhoi Super Jet 100 via satelit).

Sehari setelahnya dipastikan pesawat buatan Rusia itu jatuh di lereng Gunung Salak. Badan pesawat pecah berkeping-keping. Dalam pesawat tersebut, dioperasikan oleh pilot senior Aleksandr Yablontsev, co-pilot Aleksandr Kochetkov.
Dan terdapat 45 penumpang, 8 di antaranya merupakan kru asal Russia, 2 orang Italia, satu orang warga negara Perancis dan satu orang warga negara Amerika.
Menurut beberapa pakar penerbangan dari luar negeri (lihat video dibawah), kecelakaan ini bisa jadi akibat keteledoran dari manusia atau human error.
Pakar penerbangan dari luar negeri juga mensinyalir, pesawat ini sebenarnya tergolong generasi terbaru, maka kemampuan pesawat sebenarnya tak diragukan lagi. Pesawat ini adalah pesawat berteknologi canggih dan handal.
Lalu ada misteri apa dibalik kecelakaan pesawat Sukhoi dengan teknologi canggih tersebut?
Bisa jadi karena ini merupakan penerbangan perkenalan kepada para buyer pesawat, maka sang pilot berusaha menunjukkan performa dari pesawat tersebut. Seperti layaknya “tes pilot” mereka akan menunjukkan atau  melakukan manuver pesawat yang bersangkutan secara “push to the limit“.
Artinya, sang pilot akan menunjukkan kelebihan-kelebihan dari pesawat Sukhoi ini. Misal manuver yang tak biasa, seperti menukik, berbelok ataupun naik tinggi secara “tak biasa”.

Namun karena keadaan cuaca di sekitar gunung selalu dapat berubah dengan cepat, maka bisa jadi pesawat ini terlempar atau terdorong oleh angin samping dari sisi gunung Salak yang selalu berubah-ubah setiap saat dan membuat pesawat melenceng dari jalur yang telah ditetapkan.
Pesawat Sukhoi Superjet 100 tersebut datang pada Selasa (8/5/2012) sekitar pukul 16.00 WIB di Lanud Halim Perdanakusuma dengan misi ke Indonesia yang akan melaksanakan demo penerbangan dan menurut rencana akan kembali ke negaranya pada Kamis (10/5) hari ini.
Lalu, pada Rabu (9/5), pesawat Sukhoi Superjet 100 berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma sekitar pukul 14.00 WIB, namun hilang kontak sekitar pukul 14.33 WIB ketika melintasi Gunung Salak, dengan koordinat diploting dalam radar Bandara Soekarno-Hatta pada koordinat 06 43 08 South dan 106 43 15 East.
Dalam komunikasi via radio terakhir atau 20 menit setelah lepas landas, pilot meminta izin kepada menara Bandara Soekarno Hatta untuk menurunkan ketinggian dari 10.000 ribu kaki (3.000 meter) menjadi 6.000 ribu kaki (1.800).
Pesawat Sukhoi Superjet 100 yang hilang kontak saat melakukan uji terbang di sekitar Gunung Salak yang berbatasan antara Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor (lihat lokasi jatuhnya Sukhoi Super Jet 100 via satelit).


1. PREDIKSI KECELAKAAN AKIBAT ANGIN DARI ARAH SAMPING (crosswind / sidewind)
Rute tetap normal, namun rute berubah secara perlahan akibat adanya angin dari arah antara selatan sampai barat (tenggara) dan membuat pesawat melenceng dari jalur dan mendekati puncak gunung Salak. Tapi dengan kondisi seperti itu pasti warning alarm di cockpit akan berbunyi dan pilot akan dapat mengantisipasinya.
Namun pilot meminta turun ketinggian? Masih tak dimengerti mengapa pilot meminta penurunan ketinggian yang lebih rendah dari puncak gunung Salak. Mungkin jawabannya ada di point kedua.

2. PREDIKSI KECELAKAAN AKIBAT ANGIN DARI ARAH BELAKANG (wind from behind)
Rute berubah dan sedikit tidak normal, mungkin karena kali ini pilot sengaja melakukan “performa” pesawat ini kepada penumpang.
Namun pilot meminta turun ketinggian? Bisa jadi pilot meminta ketinggiannya diturunkan kepada ATC untuk mencoba “performa” dari pesawat canggih ini mengarah langsung menuju puncak gunung Salak dari arah barat.
Saat mendekati puncak gunung, pastilah warning alarm pada cockpit berbunyi namun diabaikan, kenapa? Ya karena sang pilot ingin melakukan “performa” alias show skill dan show performs pesawat canggih ini dengan melakukan gerakan menanjak diatas gunug Salak dan melalui diatas tebing tersebut.
Namun karena adanya angin dari arah antara selatan sampai barat (tenggara), justru membuat pesawat semakin terdorong kearah puncak gunung Salak dan membuat pesawat tidak lagi memiliki dorongan mesin yang normal (lost power) untuk menanjak dan bermaksud melalui atas puncak gunung Salak itu dan justru menjadikannya terbentur tebing gunung Salak.

Approximate analysis seconds from disaster of Sukhoi Super Jet 100 on May 9th 2012 of by: IndoCropCircles.wordpress.com


Crazy take off
Tak hanya pesawat, manusia yang sedang mendaki pun terkadang bisa ‘hilang kontak’ di kawasan Gunung Salak.
Pada April tahun 1987 lalu, pernah ada pula tujuh pendaki dari siswa STM Pembangunan, Jakarta Timur, ditemukan tewas di kawasan gunung itu. Mereka terperosok ke jurang di Curug Orok yang memiliki kedalaman sekitar 400 meter di punggung gunung.

Tim SAR pencarian bangkai pesawat Sukhoi Super Jet 100 sedang menuju Kawah Ratu. Courtesy: Antara

Dari Wikipedia, Gunung Salak lebih populer sebagai ajang tempat pendidikan bagi klub-klub pecinta alam, terutama sekali daerah punggungan Salak II. Ini dikarenakan medan hutannya yang rapat dan juga jarang pendaki yang mengunjungi gunung ini.
Gunung ini memiliki jalur yang cukup sulit bagi para pendaki pemula. Hal ini dikarenakan di jalur yang dilewati jarang ditemukan cadangan air.
Meski tergolong sebagai gunung yang rendah, tetapi Gunung Salak memiliki keunikan tersendiri baik karakteristik hutannya maupun medannya.
Untuk tipe gunung serendah itu, Gunung Salak termasuk memiliki medan yang tergolong sulit ditembus, itu sebabnya gunung ini sangat cocok dijadikan lokasi latihan oleh berbagai kalangan pencinta alam dan militer.
Di wilayah gunung Salak, untuk mencari sumber mata air saja, pendaki tidak boleh sembarangan mengambilnya dari anak-anak sungai disana karena hampir semua air di sungai tersebut masih mengandung sulfur yang berbahaya untuk tubuh.

Kawah Ratu di Gunung Salak

Di kawahnya yang juga disebut “kawah ratu” masih terdapat sumber sulfur dan belerang baik berupa gas, uap ataupun kubangan yang panas dan mendidih.
Pernah juga siswa-siswa SMP di Jawa Barat dan jjuga masih ada sederet peristiwa di wilayah “kawah ratu” ini yang meninggal dunia. Ini diakibatkan kawah tersebut dapat dengan tiba-tiba mengeluarkan asap belerang yang dapat meracuni paru-paru.
Karena kondisi inilah, maka Kawah Ratu dianggap angker dan berbahaya oleh para pencinta alam. Padahal itu semua adalah fakta alamiah yang dapat dijelaskan oleh ilmu atau science.
Namun justru di daerah kawah inilah yang merupakan salah satu area yang paling terkenal dan selalu dikunjungi baik oleh para pendaki dan traveller yang sedang adventure  ke Gunung Salak. 
----
Lokasi kecelakaan pesawat sukhoi superjet 100 di gunung salak bogor pada google earth yaitu:   
6°43'08"S 106°43'15"E
Copy dan paste pada menu cari (terbang ke) 

5.0


5.0

5 comments on Prediksi Kecelakaan Sukhoi 100 Gn Salak :

System Projector said... on 14 May 2012 at 15:15

Yaampun bisa gitu ya,-
makasih gan infonya :)

wito said... on 16 May 2012 at 09:10

Kalo menurut ane nih ya... barangkali pesawat itu mau lewat atas gunung, nah karena ada badai atau awan berbahaya pada ketinggian sekitar 3000 mdpl (biasanya badai di gunung paling dahsyat sekitar ketinggian 2800-3100 mdpl) maka si pilot menurunkan ketinggian, pas suasana berkabut dia juga orang luar negeri gak tahu medan gunung salak. nah pas tiba - tiba dia lihat ternyata disitu ada tebing dia langsung menerbangkan pesawatnya menukik ke atas, (maklum super jet bisa nukak nukik), tapi apa daya tebing sudah didepan mata, akhirnya lambung pesawat deh yang nabrak, mungkin tangki bahan bakar juga disitu (ane belum pernah ngisi bensin pesawat bang, jadi gak tahu) meledak deh berkeping - keping. ditemukan jasad pilotnya utuh, maka kemungkinan yang menabrak bukan moncong pesawat. kalo moncong yang menabrak pasti ekornya utuh, atau paing gak ada serpihan yang gede -gede..
maaf ni gan.. cuma berpendapat..

Miftakhudin said... on 16 May 2012 at 18:59

Kunjungan perdana nih mas, salam kenal :)
Semua ini takdir Allah mas, karena kejadian kecelakaan itu sudah berlalu

Anonymous said... on 17 May 2012 at 10:04

@wito memang banyak yg bilang kjadian nya sperti itu

Vivian Pimtha said... on 9 November 2017 at 12:39

Izin Promo ya min ...

bandar togel

Agen togel

agen togel online

agen togel terpercaya

agen togel singapore

buku mimpi togel

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung di daftar blog dofollow backlink / daftar blog backlink - DBB.
Bila ada pertanyaan atau sekedar berkomentar silakan tinggalkan pesan dibawah ini, dilarang mencaci maki orang lain sebelum mencaci diri sendiri :P

Caution!

No Smoking, Drugs, and Alcohol!
....................../´¯/)
....................,/¯../
.................../..../
............./´¯/'...'/´¯/`
........../'/.../..../....././¨¯\
........('(...´...´.... ¯~/'...')
.........\...................'..../
..........\...................../
............\................/


Dofollow


pin 5875A910
↑ TOP ↑

Komentar Baru